Senin, 27 Juli 2015

Pemasok Ikan Lele Berkualitas di Jakarta Timur

Pemasok Ikan Lele Berkualitas
Dengan Pakan yang berkualitas , menghasilkan rasa yang berkualitas pula.
Terima Pesanan Ikan Lele dengan harga murah meriah








Cek Harga hubungi :

Nendy :
Telp/WA 085692197421
BBM 57D56CD5

Silahkan Cek Harga sendiri
Silahkan Datang ke kolam langsung
Lokasi Durensawit Jakarta Timur
Bisa dikirim, bisa datang langsung 


Rabu, 29 April 2015

PANDUAN MEMULAI TERNAK LELE

Panduan ini adalah panduan untuk memulai ternak lele dengan teknik organik. Dengan cara ini, cara yang ditempuh tidak terlalu rumit, dana/biaya yang diperlukan cukup sedikit, dan hasil yang peroleh maksimal (telah dibuktikan oleh beberapa pembudidaya).
1.    PENDAHULUAN
Hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum memulai ternak lele sangkuriang.
  1. Tentukan dahulu apa yang akan dilaksanakan, apakah kita akan beternak untuk belajar (coba-coba) atau mau memulai dengan skala produksi
  2. Jika baru pertama dan baru akan mencoba, buat kolam dengan ukuran 2x5x1,5 meter dengan padat tebar 1000 ekor per kolam. dan buatlah dulu 1 kolam. Hal ini dimaksudkan untuk memaksimalkan hasil dan meminimalisir kerugian jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
  3. Cari suplier/penyedia bibit lele sangkuriang yang bagus. (jangan sampe pas kolamnya udah jadi baru nyari suplier bibit hehe).
  4. Jika sudah pada tahap melanjutkan dan cukup menguasai tentang pembesaran lele sangkuriang, silahkan buat kolam dengan ukutan produksi/bisnis dengan ukuran 4x6x1,5meter atau 8x10x1,5meter.
  5. Setelah diketahui pada posisi apa kita saat ini, silahkan dilanjut ke panduan selanjutnya.

2.        PERSIAPAN KOLAM
Untuk membuat kolam pembesaran, bisa menggunakan kolam tanah, kolam terpal, maupun kolam tembok/Beton. 

3.      PEMILIHAN BENIH
Selanjutnya adalah bagaimana mendapatkan bibit/benih lele sangkuriang yang baik. Berikut cara yang bisa dilakukan untuk memperoleh Bibit Ikan Lele Sangkuriang berkualitas bagus. Untuk mendapatkan bibit ikan lele berkualitas bagus sebaiknya memperhatikan beberapa hal :

-          Jika memungkinkan, gunakan benih hasil pemijahan sendiri.
-          Cari tempat membeli bibit/benih Ikan Lele Sangkuriangyang terpercaya.
-          Pilih Jenis dan  Kualitas Indukan Bibit/benih Lele sangkuriang yang baik. Bibit lele yang  berkualitas biasanya dihasilkan dari indukan lele yang  jenis dan  kualitasnya terjamin. Selain pentingnya tata cara dan  perawatan ikan lele, faktor genetika juga sangat berpengaruh besar dlm pertumbuhan dan  daya tahan bibit ikan lele yang  akan dibudidayakan, sehingga  wajib bagi kita utk mengetahui jenis dan  kualitas indukan bibit lele yang  akan budidayakan.
-          Perhatikan Kesehatan Bibit/Benih Lele Sangkuriang. Kesehatan bibit ikan lele merupakan faktor penting dlm memilih bibit lele yang berkualitas bagus. Meskipun bibit lele dihasilkan dari indukan ikan lele yang  berkualitas namun terkadang tata cara pemijahan dan  perawatan benih stlh penetasan yang  tidak baik mengakibatkan turunnya kualitas bibit lele. Bibit lele yang  kurus dan  hanya besar kepalanya saja  pertumbuhannya akan lambat, penyebabnya dpt karena penyakit atau ada yang  berpendapat ciri-ciri bibit lele tersebut biasanya berjenis jantan dan  pertumbuhannya lebih lama dari bibit lele betina.

4.      PEMBERIAN PAKAN
Ada banyak hal yang harus diperhatikan dalam budidaya lele sangkuriang diantaranya adalah pemberian pakan yang baik. Ada beberapa hal yang penting yang harus diperhatika dalam pemberian pakan kepada lele. berikut diantaranya:

-          Memberikan PAKAN JANGAN SAMPAI TERSISA, dapat menimbulkan RACUN
-          Jangan “GANGGU” lele sesaat setelah makan. Bisa menimbulkan stres, dan pakan bisa dimuntahkan kembali
-          JANGAN BERIKAN PAKAN JIKA MAU TURUN HUJAN
-          JANGAN BERIKAN PAKAN TERLALU PAGI, menimbulkan penyakit RADANG INSANG

CATATAN PENTING:

Sebelum pakan diberikan kepada lele (Pakan Apung), terlebih dahulu pakan dibibis. Dibibis adalah proses penambahan air pada pakan, sehingga pakan menjadi lebih empuk dan mudah untuk dicerna oleh ikan. Berikut cara MEMBIBIS PAKAN:

1.      Ambil pelet yang akan diberikan dan masukan kedalam wadah
2.      Ambil air hangan secukupnya, 
3.      Aduk pakan, kemudian sedikit demi sedikit tambahkan air hangat kedalam pakan sampai pakan cukup basah.
4.      Jika pakan sudah cukup basah, hentikan pemberian air hangat, kemudian biarkan beberapa saat.
5.      Janganj sampai air yang diberikan terlalu basah, karena akan menyebabkan pakan menjadi hancur.

5.      MANAJEMEN AIR
Pemeliharaan/management air adalah salah satu komponen penting dalam usaha pembesaran lele sangkuriang, tentu disamping faktor-faktor lainnya. Pada postingan ini saya menggunakan teknik organik yang diberikan oleh abah nasrudin sebagai panduan. Dengan teknik ini, kita tidak melakukan penggantian air selama budidaya, ini dapat menghemat sekaligus mempertahankan kualitas air. Kuncinya adalah perlakuan kolam sebelum penebaran benih, sebagaimana ditulis dalam posting sebelumnya yaitu penggunaan kompos dan herbal. 

Pemeliharaan air ini memiliki beberapa tahapan diantaranya adalah:
1.      Pengelolaan/Management air saat persiapan kolam (sebelum tebar bibit)
2.      Pengelolaan/Management air setelah tebar bibit (saat pembesaran dilakukan)
3.      Pengelolaan/Management air setelah panen (pemanfaatan air bekas panen)

Pengelolaan/Management air saat persiapan kolam
Sebelum dilakukan penebaran bibit, air pada kolam perlu diberikan perlakuakn khusus agar air memiliki kondisi ideal untuk dijadikan media tumbuh bagi lele.
Untuk membuat kondisi Air pada kolam menjadi Ideal, kita bisa mengimplementasikan teknik "Teh celup lele". 
Catatan, anda juga bisa menambahkan probiotik atau garam gosok jika memang diperlukan.
Pengelolaan/Management air setelah tebar bibit 
Pada saat pembesaran, air harus di kelola agar tetap memenuhi standar kelaikan bagi lele sangkuriang. Pada saat pembesaran, air ditambahkan ketinggiannya (kedalamnnya) sesuai dengan perkembangannya, agar ruang lingkup hidup lele sangkuriang cukup memadai. Adapun caranya adalah sebagai berikut: 
Pada kegiatan Tata Guna Pakan disebutkan bahwa pemberian pakan terdiri dari 4 tahap: (L1, PL2, PL3, SNL) hal ini berhubungan dengan sistim penambahan air kolam, dimana disebutkan bahwa air kolam tidak diganti atau difilter tetapi hanya dilakukan penambahan, tahapannya adalah:
1.      Pada saat pertama kali benih masuk tinggi air kolam adalah 50 cm, pakan yang digunakan yaitu L1.
2.      Setelah pakan L1 habis (sesuai dg jatah volume pakan) maka tinggi air ditambah menjadi 70 cm kemudian berikan pakan jenis PL2.
3.      Setelah pakan PL2 habis tinggi air ditambah lagi menjadi 90 cm dan pakan menggunakan pakan PL3.
4.      Terakhir setelah PL3 habis tinggi air naik lagi menjadi 120 cm, pertahankanlah volume air pada ketinggian ini hingga saatnya panen tiba dan pakan yang digunakan adalah pakan tenggelam (SNL).

            Pengelolaan/Management air setelah panen
Setelah proses pembesaran dilakukan, dan lele sangkuriang sudah dapat dipanen pada ukuran yang dikehendaki,  air yang dipakai dalam proses pembesaran tidak perlu dibuang. Air ini bisa digunakan kembali sebagai media pembesaran lele sangkuriang. kita hanya perlu membersihkan air kolam dari lumpur, atau kotoran lainnya dengan cara menyaring menggunakan kain kasa atau yang sejenis.
6.      PANEN
Pemanenan budidaya ikan lele untuk konsumsi dalam negeri biasanya berukuran 9-12 kg per ekor. Untuk mencapai ukuran konsumsi dari benih sebesar 5-7 cm dibutuhkan waktu sekitar 2,5 sampai 3,5 bulan dari awal benih ditebar. Sedangkan untuk ekspor, berat ikan lele bisa mencapai 500 gram per ekor.


Pemanenan harus dilakukan dengan hati-hati.  Pada saat ikan lele dipanen hendaknya disortasi terlebih dahulu untuk misahkan lele berdasarkan ukurannya. Pemisahan ukuran ini berdampak pada harga. Ikan lele yang sudah disortasi berdasarkan ukuran akan meningkatkan pendapatan bagi peternak.

Ada satu hal yang tidak boleh di abaikan oleh para pembudidaya lele ketika hendak panen yaitu lele mudah sekali susut bobotnya jika stres, oleh karena itu diperlukan perlakuan yang baik saat panen. berikut beberapa tips yang bisa terapkan (hasil konsultasi sama masternya lele sangkuriang hehe)
1.      Satu minggu menjelang dijual/diangkat/panen, sortir dulu lele yang kira-kira ukurannya sudah pas untuk di panen, kemudian pisahkan pada kolam khusus.
2.      Beri pakan seperti biasa supaya lele tidak stress
3.      Ketika akan di angkat/dijual/dipanen, susutkan dulu airnya (bisa dipindahkan atau dibuang) sampai seukuran betis atau lebih rendah (supaya gampang ngambil lelenya)
4.      Pindahkan lele secara cepat ke bak penampungan. usahakan bak penampungan dan pengangkutan terbuat dari bahan yang keras dan tidak mudah penyok, supaya tidak terlalu berpengaruh pada lele saat dipindahkan (Gambar Bak pengangkutan ada pada gambar di bawah)
5.      Satu hari (24 jam) sebelum panen, sebaiknya ikan lele tidak diberi pakan agar tidak buang kotoran saat diangkut.